Dimulainya Perburuan Kata

| November 08, 2008 | Sunting
malam minggu malam yang panjang, malam yang indah buat pacaran...
itu kata lagu, tapi buatku menjadi sebuah malam yang cukup panjang untuk kembali berburu kata dan menyusunnya menjadi catatan2 kecil yang mungkin tak lebih panjang dari sebatang garisan 30 cm.

malam ini, peruntunganku mencari inspirasi di bulan november kumulai di tengah renyai gerimis dan harmoni kodok ngorek dari kolam sebelah. lampu neon yang mulai redup ternyata bukan pertanda redupnya kata2 dalam benakku karena buktinya kuberhasil tuliskan kata pertama di catatanku ini.

bulan november. seperti bulan2 sebelumnya, aku selalu antusias menulis di awal bulan, entah kenapa. walau jujur kuharus putar otakku untuk menulis kata demi kata karena ternyata musìm hujan yang telah datang tak sampai membuat inspirasiku meluber.
Semut-semut merah dan segumpal gula
perburuan kata bulan ini mungkin memang lebih intens di awal bulan saja karena memang semangat masih tinggi dan pastinya masih ada pulsa yang mem-fasilitasi aku ngeblog selama ini.

balada riang kodok kolam sebelah rumah mengusik malam, ada sebuah suara kecil yang seolah ingin menyatakan keberadaanya di antara suara katak2 lainya yang lebih tua.sungguh, ini harapan terbesarku bahwa walau masih pada taraf pemula, blog ini semoga dapat menunjukkan dedikasinya di antara blog2 lainya. apalagi seminggu yang lalu diperingati hari sumpah pemuda, menjadi sebuah semangatku untuk menjadi pemuda yang aktif dan berkompeten di tengah owah gingsiring zaman.

di awal perburuan kataku kali ini, ku ingin sekedar ngucapin salam untuk anak2 Unggulan SMANCA, moga kita semangat selalu because your spirits are my inspiration.

dan juga, blog ini saya dedikasikan buat semua anak muda indonesia bahwa tak selamanya duduk malas2an berpangku tangan itu indah!!! hehe so.... woke up bro, the sun smile to you and GOD bless you. kesempatan memang kagak datang dua kali tetapi juga bukan berarti bahwa kesempatan itu cuma datang sekali, so mari terus mencoba.

karena memang tanpa mencoba sesuatu akan menjadi absurd. (ce'ileh, obsesi: orator hehe) dan pada akhirnya, dengan rahmat-Nya dan dorongan diri untuk lebih maju, perburuan kata bulan ini saya nyataken resmi dimulai!!!

Arsip

Pesan Mamak

Dirimu yang dulu kususui. Pantatmu yang dulu kubedaki. Kotoranmu yang kujumputi dengan tanganku sendiri, untuk kemudian kuairi.

Pernah kuceritakan padamu tentang negeri yang jauh. Sekadar cerita kala itu. Namun, kini kupikir itu adalah doa. Negeri itu tak kan sejauh dulu. Negeri itu tak kan seabstrak ceritaku dulu. Ku ucap doa untuk setiap langkahmu. Itu akan lebih bermakna daripada sedikit receh yang kusumpalkan ke sakumu. Ku serahkan dirimu pada Tuhan-Mu.

Pergilah, demi dirimu sendiri. Ku kan tunggu kau di sini. Pulanglah ketika kau lelah. Kan kuceritakan tentang negeri yang lebih jauh. Ah, kau sudah lebih tahu pasti. Baik-baik disana, sholat dijaga. Makan? Rasanya tidak perlu ku khawatir soal itu.

 
Uraian blog ini dicuplik dari puisi Sapardi Djoko Damono, Kata, 2
Reka templat oleh DZignine